Perbedaan Bahan Taslan Dan Parasut Kegunaannya

Perbedaan bahan taslan dan parasut yang masih banyak tidak orang ketahui. Taslan dan parasut adalah dua bahan yang sering digunakan dalam pembuatan pakaian luar dan aksesoris. Keduanya memiliki sifat yang mirip namun memiliki perbedaan yang signifikan. Dalam artikel ini, CekCiriBeda akan membahas perbedaan antara taslan dan parasut serta keunggulan masing-masing bahan.Perbedaan Bahan Taslan Dan Parasut

Pengertian Bahan Taslan dan Parasut

Bahan taslan adalah jenis kain sintetis yang sering digunakan dalam pembuatan jaket, celana, dan tas. Kain ini terbuat dari serat polyester yang dirajut dengan pola kecil. Taslan memiliki permukaan yang halus dan tipis sehingga sangat nyaman untuk dikenakan.

Sementara itu, bahan parasut adalah bahan yang terbuat dari serat nilon yang kuat dan tahan lama. Bahan ini biasanya digunakan dalam pembuatan payung, tenda, dan tas. Parasut juga dikenal dengan sifat yang ringan dan mudah dikompresi sehingga sangat ideal untuk dibawa bepergian.

Perbedaan Bahan Taslan Dan Parasut

Salah satu perbedaan utama antara taslan dan parasut adalah dalam hal ketahanan air. Taslan tidak sepenuhnya tahan air dan hanya mampu menahan air hujan dalam jangka waktu yang singkat. Sementara itu, parasut sangat tahan air dan dapat menahan air dalam waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, parasut sering digunakan dalam pembuatan payung dan tenda untuk melindungi dari hujan.

Selain itu, parasut juga memiliki kekuatan tarik yang lebih baik daripada taslan. Ini membuat parasut lebih tahan terhadap robek dan sobekan. Taslan cenderung lebih mudah sobek dan rusak jika terkena gesekan atau benda tajam.

Namun, taslan memiliki keunggulan dalam hal ketersediaan warna dan pola. Taslan dapat diwarnai dengan berbagai warna dan pola, sedangkan parasut umumnya hanya tersedia dalam warna-warna yang lebih terbatas.

Keunggulan lain dari taslan adalah daya tahan terhadap sinar UV. Taslan lebih tahan terhadap sinar UV daripada parasut, yang membuatnya ideal untuk digunakan dalam pembuatan pakaian luar yang digunakan di bawah sinar matahari yang terik.

Sementara itu, parasut memiliki keunggulan dalam hal kenyamanan dan keringat. Karena parasut memiliki pori-pori kecil, bahan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik, sehingga membuat pemakainya merasa lebih nyaman dan tidak berkeringat.

Kelebihan, Kekurangan Bahan Taslan Dan Parasut

Kelebihan bahan taslan:

  • Tahan air: Taslan memiliki kemampuan yang baik untuk menahan air, sehingga cocok untuk digunakan dalam pembuatan jaket hujan dan tas yang tahan air.
  • Tahan aus: Taslan tahan terhadap aus dan robek, sehingga cocok untuk digunakan dalam pembuatan pakaian luar dan tas yang tahan lama.
  • Mudah dirawat: Taslan mudah dirawat dan mudah dicuci, sehingga cocok untuk digunakan dalam pakaian luar dan tas yang membutuhkan perawatan minimal.
  • Tersedia dalam berbagai warna dan pola: Taslan tersedia dalam berbagai warna dan pola yang menarik, sehingga pengguna dapat memilih sesuai dengan selera dan kebutuhan mereka.
  • Ringan: Taslan sangat ringan dan nyaman dipakai, sehingga cocok untuk digunakan dalam pembuatan pakaian luar dan tas yang nyaman dipakai.

Kekurangan bahan taslan:

  • Tidak tahan panas: Taslan tidak tahan terhadap panas dan dapat meleleh jika terkena suhu yang terlalu tinggi, sehingga tidak cocok untuk digunakan dalam kondisi yang sangat panas.
  • Kurang elastis: Taslan tidak elastis seperti bahan lain seperti spandex atau elastane, sehingga tidak cocok untuk digunakan dalam pakaian yang membutuhkan mobilitas yang tinggi.
  • Kurang respirasi: Taslan kurang respirasi, sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat digunakan dalam kondisi cuaca yang panas.
  • Kurang ramah lingkungan: Taslan adalah bahan sintetis yang tidak ramah lingkungan, sehingga tidak cocok untuk digunakan oleh mereka yang peduli dengan lingkungan.
  • Mudah berubah warna: Taslan dapat mudah berubah warna jika terkena cahaya matahari atau bahan kimia, sehingga perlu perawatan khusus saat mencucinya.

Meskipun taslan memiliki beberapa kekurangan, namun kelebihannya yang tahan air, tahan aus, mudah dirawat, tersedia dalam berbagai warna dan pola, dan ringan, menjadikannya bahan yang populer dalam pembuatan pakaian luar dan tas.

Kelebihan bahan parasut:

  • Tahan air: Parasut memiliki sifat yang tahan air dan cocok digunakan dalam pembuatan jaket hujan atau tas yang tahan air.
  • Tahan terhadap robek: Parasut tahan terhadap robek dan aus, sehingga cocok untuk digunakan dalam kondisi luar ruangan yang kasar.
  • Ringan: Parasut sangat ringan dan mudah dibawa-bawa, sehingga cocok untuk digunakan dalam peralatan luar ruangan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
  • Mudah dikeringkan: Parasut mudah dikeringkan setelah terkena air atau basah, sehingga cocok untuk digunakan dalam kondisi luar ruangan yang lembab.
  • Mudah dibersihkan: Parasut mudah dibersihkan dan dirawat, sehingga cocok untuk digunakan dalam pakaian luar dan peralatan luar ruangan yang membutuhkan perawatan minimal.

Kekurangan bahan parasut:

  • Kurang tahan panas: Parasut kurang tahan terhadap panas dan dapat meleleh jika terkena suhu yang terlalu tinggi, sehingga tidak cocok untuk digunakan dalam kondisi yang sangat panas.
  • Kurang respirasi: Parasut kurang respirasi dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat digunakan dalam kondisi cuaca yang panas.
  • Tidak tahan terhadap sinar UV: Parasut tidak tahan terhadap sinar UV dan dapat mudah pudar jika terkena paparan sinar matahari dalam waktu yang lama.
  • Kurang tahan terhadap bahan kimia: Parasut dapat mudah rusak jika terkena bahan kimia, sehingga perlu diperhatikan saat digunakan dalam kondisi yang memerlukan perhatian terhadap bahan kimia.
  • Kurang elastis: Parasut kurang elastis dan tidak cocok untuk digunakan dalam pakaian yang membutuhkan mobilitas tinggi seperti pakaian olahraga.

Meskipun keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, keputusan dalam memilih antara taslan dan parasut tergantung pada penggunaan dan kebutuhan yang diinginkan. Jika anda membutuhkan bahan yang tahan air dan tahan lama, parasut adalah pilihan yang tepat. Namun, jika anda mencari bahan yang lebih nyaman dan fleksibel dengan banyak pilihan warna dan pola, taslan bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Penting untuk memperhatikan kualitas bahan saat memilih tas atau pakaian luar yang terbuat dari taslan atau parasut. Pastikan untuk membeli produk yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi untuk memastikan bahwa produk tersebut tahan lama dan memenuhi kebutuhan pengguna.

Baca Juga >>>19 Macam dan Jenis Kain Satin Yang Paling Bagus

Penutup

Dalam kesimpulannya, perbedaan antara taslan dan parasut terletak pada kekuatan, ketahanan air, kenyamanan, dan ketersediaan warna dan pola. Memilih antara keduanya tergantung pada kebutuhan pengguna dan kondisi penggunaan. Keduanya dapat digunakan dalam pembuatan berbagai jenis produk, tergantung pada tujuan dan kebutuhan pengguna. Pastikan untuk memperhatikan kualitas bahan saat memilih produk yang terbuat dari taslan atau parasut untuk memastikan kepuasan pengguna yang optimal.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *